Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts
Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts

STUDY TOUR "katanya"


Rabu, 01 Mei 2019.



Hari ini, bukan hari yang panas untuk berjalan-jalan kan? jadi hari ini temanku yang udah kenal dari SMK, sebut saja namanya "panda" datang ke kampus ku "UTM" hanya untuk melihat-lihat, dia ingin membuktikan se keren apa sih kampus ku ini, karena dia hanya sekedar tau kampus ku lewat vidio-vidio penuh filter yang ada di instagram. disini aku merasa bingung, apa yang harus aku tunjukan kepada temanku ini?.

Jadi hal pertama yang aku pikirkan adalah mengajaknya masuk ke kampus, disini panda tiba-tiba bilang "ini tinggal masuk? gak ada tiket?" aku sempat ingin ketawa ngakak hanya karena omongan dia yang tiba-tiba, aku hanya teringat ricuhnya UTM saat masih menggunakan tiket sebagai syarat masuk ke kampus, dan itu mengingatkanku lagi pada salah satu temanku yang bertindak curang karena tidak membawa STNK, rejeki anak sholeh katanya.

Panda sempat sedikit kebingungan, mau memulai dari mana, di posisi ini aku juga kebingungan karena tak pernah menjadi tour guide, jadi aku mengajaknya berhenti di depan denah kampus yang terdapat di jalan menuju fakultas teknik, panda disini terlihat excited ingin mengetahui mana gedung cakra, aku makin heran, se bagus apa sih Gedung Cakra yang di tunjukkan oleh mahasiswa UTM di instagram?

Karena panda sangat bersemangat melihat UTM, aku mengajaknya menuju lantai 5 Gedung Cakra, but wait "WTF dude! liftnya rusak" karena rusak, baiklah ada tangga, sekali lagi aku kaget, "kenapa lantai 3 keatas ditutup?" gagal sudah harapan melihat UTM dari atas, aku sedikit kecewa mengetahui hal ini, jarang terjadi padaku, ini pertama kalinya aku melihat lantai 3 ke atas ditutup.

tak ada pilihan lagi, aku mengajak panda berkeliling dan hanya sekedar mengenalkan setiap gedung-gedung di UTM, sampai kami lelah dan beristirahat di gazebo depan Lab Fakultas Teknik, disinilah aku dan panda mulai membandingkan antara kampusnya "UPN Veteran" dan kampusku "UTM"

"kampusmu loh luas, lebih luas dari UPN"
"luas UB dan tinggi UB"
"kita bicara tentang UPN dan UTM anjir"
"ya maaf"
"gedungmu memanjang ya, kalau di UPN bentuknya kotak, dan bisa dikatakan ada seperti gang, disitu ada gazebo, taman kecil juga bisa"
"ya gimana lagi, disini loh mangkrak, gak kelar, tapi bagoos kann, dan ada lift nya di fakultas ekonomi katanya"
"wih bneran?"
"gak tau hahaha"

Di akhir perjalanan mengelilingi kampusku, aku mengajaknya sholat di masjid kampus, dan aku tak memberi tau dia tentang air di masjid.

"Rasanya kayak sop kan?"
"Ini pertama kalinya aku wudhu pake air asin"


unfaedah hidupmu hahaha

Kamar kos, 14 Desember 2018

      Bangun tidur di pagi hari itu cuma omongan, nyatanya aku bangun jam 8 lebih, aku habis sholat tidur lagi maksudnya hahaha, ya mungkin emang kecapekan dari kemarin sih, mangkanya bangun jam segitu, lemes, tangan masih sakit, dan ya mager kemana-mana. cuma bisa meratapi nasib liat anime tanpa bisa buka WA dan lain-lain, bahkan youtube juga tidak bisa, benar-benar membosankan. gilanya aku memainkan bekas lukaku, bodoh! mana bisa cepat kering kalau di toel-toel, di usap-usap terus dibuka, anjir! malah aku liatnya kayak punya mata ketiga di tangan. plaster yang aku dapat dari sanggar pramuka, juga tidak cocok dikulit, malah membuat ruam dan iritasi, di garuk juga bukan solusi, meskipun aku sering mencakar tanganku sendiri hahaha. berakhir aku iket pake kain yang kemarin aku pakai, dan beruntungnya, air di kostku bukan air dengan kadar garam tinggi, jadi lukaku gak bakal ngeluarain darah ataupun perih.
        Sore hari ngapain aku? karena aku tau, not doing anything in my room make me down, aku lebih milih keluar, misalnya diskusi buku ke sekret, berharap dapet buku bacaan baru, biar aku punya kerjaan lain, selain mantengin laptop yang gk bisa buat internetan, terus uasku juga gak ada kabar, males uas aku tuh, serius males, shit!. oke udah niat bakal diskusi buku jadi aku harus mandi dan ninggalin teman sekamarku sendirian, aku mulai was-was sama jemuranku, mungkin jatuh ke bawah dan aku harus mencucinya kembali "lagi". aku baru ingat kalau teman sekamarku satunya juga akan balik besok, semoga tugasnya sudah selesai, dan aku baru sadar, aku cukup jadi babu untuk urusan bersih-bersih di kamar. bukan maksud mau jelek-jelekin, tapi emang gak ada yang mau cuci piring, mungkin sudah lebih dari dua mingguan, bayangkan betapa kotornya itu.
         Aku beneran dateng ke sekret, wah, setidaknya aku datang bersama diriku yang sedang mode "cheer up" karena saat aku bersama dengan "temanku" dia akan sangat kacau kalau di ajak ke sekret, susahnya minta ampun, kayaknya aku harus sedikit terbuka deh, aku dari kecil emang suka ngomong, suka imajinasi, dan sering ngomong sendiri, aku dari kecil biasa dikamar meranin dua orang berbeda, aku berpikir bahwa aku seorang pria di "kasur" dan aku sering mengamini itu sampai sekarang, oh shit, masa laluku, hahaha, terkadang juga setiap di perjalanan, di toilet aku nyaman ngomong sendiri, membentuk bayangan diriku yang berbeda atau membentuk gerombolan orang, aku bener-bener bahagia, ya meskipun semakin dewasa aku memikirkan kalau hal ini cukup gila, waktu kecil juga aku suka membuat diriku seolah-olah menjadi youtuber dengan banyak fans ataupun kritikus makanan yang mengkritik makanan ibunya sendiri, ujung-ujungnya dimarahin ibu gara-gara gak segera dimakan. fansku salah satunya adalah teman khayalanku dan kakek penunggu hutan belakang rumah, bahkan dulu aku kerap datang ke hutan hanya untuk menemui satu pohon, dan pohon itu sangat istimewa, i call it "friend", dari kelas 3 MI samapai SMP kelas 2 aku sering mengunjungi pohon itu, sampai suatu ketika aku merasa semuanya hanya ilusi, aku kehilangan pohon tersebut, entah dimana dia berada, semua pohon terlihat sama, aku percaya bahwa penghuni pohon bambu sedang mengajakku bercanda, mau gak mau aku akhirnya pulang ke rumah.
         Ya aku ke sekret niatnya cuma diskusi, habis itu pulang ke kostan, membiarkan aku bermain dengan dia, mungkin aku akan memaki "temanku" karena gara-gara dia aku kesakitan sampai sekarang, dasar "temen" kampret, sering nyusahin aku, tapi apa boleh buat, karena aku yang always cheer up and think everything is okay, mau gak mau ya harus membantu dia, meskipun dia cukup ngeselin di lain waktu hahha, buku yang akan aku diskusikan itu alkemis, buku "berat" bagiku, tau kenapa? karena satu, bikin ngantuk, dua, kayak dongeng dan bikin ngantuk, tiga, aku gak bisa merealisasikan ke dalam kehidupanku. mending aku baca buku ini dari pada baca buku yang dibawa mbak senly, haduh 2 kali bikin ngantuk. oh iya diskusiku bukan di sekret sih, tapi di taman kampus bersama mas raju, pada situasi ini, i cant say anything, hehe, karena bila aku bercerita disini, aku terlalu membuka diriku, "teman"ku gak suka itu, tolol emang dia, tapi aku hargai sih, soalnya dia selalu ada sama aku, 17 tahun lebih 7 bulan ini, "teman" sehidup ya semati juga, dia mati aku mati lah hahaha.
          Ternyata malam ini juga ada materi tentang filsafat, materinya dibawakan oleh mbak bena, dan angkatanku yang hadir cuma 3 aku gak dihitung hahaha soalnya aku gak nyimak, moodku down tiba-tiba, setidaknya "teman"ku tidak datang, jangan lah, cukup minggu lalu saja dia ikut materi, untuk saat ini jangan, nanti malah kerepotan aku, biarkan aku yang "cheer up" ini menguasai materi, lagian materi yang di omongin sama mbak bena sangat familiar soalnya aku pernah membacanya di buku "dunia sophie", aku bahkan lupa kalau buku kajianku, yang copas punya nya mbak ayuk ketinggalan di kostan, padahal bisa nambah referensi soalnya bisa di diskusikan bersama, ngomong-ngomong soal buku "dunia sophie" aku pernah mikir kalau aku percaya ini, aku atheis gak sih haha, dan itu di jadiin bercandan di materi saat ini, malah mirip debat kusir woi! hahaha. setidaknya aku juga menemukan buku "tapak sabda" lebih searah soalnya ada unsur agamaku, bukan doktrin gereja hiyahiyahiya. dan rasanya aku mulai sok tau deh soal materi ini, gak baik juga sok tau, harusnya aku bercermin kayak waktu MI dan SMK, waktu MI aja pernah di musuh guru soalnya menerangkan lebih dahulu dari pada gurunya, 2 kali kayak gitu dan aku gak kapok-kapok, kayaknya aku harus nyalahin ayah deh, kenapa aku diajaran lebih dulu, daripada yang lain, hemmm. terus waktu smk aku di pandang buruk oleh geng "alvin and the chipmunk"ku, hayo tebak siapa yang alvin? hahaha aku lah, terus team 7, siapa yang jadi naruto? aku haha, terus siapa yang jadi kong di suckseed? siapa lagi kalau bukan aku, ngeselin emang, kalau dipikir-pikir mirip kerasakti sih aku, eh jangan diterusin nanti aku ngerap lagu kera sakti.
         Niat awalku adalah pulang, tapi aku liat jam, oke gerbang sudah ditutup, laptopku mati, dan bakal lama nyalainnya, terus aku juga belom ngehubungi teman sekamarku, ah ujung-ujungnya tidur di sekret, aku bisa sih tidur dijalan haha ya nggak sendiri juga lah, kadang aku kesel keluar sendiri waktu malem dan pakai hijab itu gak aman bukan gak aman, cuma risih diliatin banyak orang, digodain banyak orang, beda lagi saat aku lepas hijab, gak dipandang aneh, kalau jalan sendirian. it's okey tann, gk bakal terjadi apa-apa kok kalau kamu keluar sendirian hahaha.

eh jancuk! malam jumat ternyata

Gd. cakra, 13 Desember 2018


       aku kira sekarang hari  rabu, jadi aku santai kalau keluar malam sendirian, dan sekarang aku baru sadar kalau hari kamis, jadi malam ini adalah malam jumat, sepertinya aku salah memilih hari untuk melepas emosiku hahaha.. bukan malah happy malah jengkel, karena tiap jalan penuh orang pelukan, ciuman, grepe-grepe, kumpul bareng dan hal yang menurutku tidak elit dilakukan di pinggir jalan. hmmm emang manusia itu unik, dan sekarang aku ada di cakra, dimana ada acara "MUSMAGROTEK" di lantai satu, cukup berisik dan membuatku lapar, tapi aku melihat sebotol air penuh di sebelahku, wahhh rejeki pokoknya. emang aku udah jarang makan nasi sih, mungkin 2 atau 3 hari aku lupa, terus aku makan apa? mie kalo nggak gitu gorengan yang dibawa temen, kalau malem keadaan laper, aku tidur.. paginya lemes deh hahaha, minum vitamin juga tambah lemes, kata temenku, minum vitamin harus makan nasi atau roti dulu. tak apalah kalau overdosis. loh udah jam setengah 10. waktunya pulang. padahal downloadku belom selesai. oke sampai disini ceritaku. sampai jumpa

Bunuh gengsimu!

20 Oktober 2018

Masih sendirian, jones ya?? Nggak kok, aku bersama benda mati yang mengelilingi kasurku, semalam ku tidur jam berapa? Mungkin hari sudah berganti, menata buku-buku dan seperangkat alat tulis di sekeliling kasur, berharap aku lebih produktif, nyatanya aku tak mau improv, terlalu malas untuk melakukan aksi, cuma ada niatan yang hanya niatan, tanpa sadar aku tertidur, setidaknya aku beruntung malam ini tanpa gangguan, aku melupakan malam kemarin, melupakan bau anyir dan hawa tak enak di kamarku, masih seperti biasa pula, aku terbangun di sepertiga malam, terlalu malas untuk bangun dan sholat malam, ku lanjutkan menjelajah alam mimpi.
aku bangun pagi! Rekor! Biasanya aku akan bangun jam 6 atau lebih dari itu kalau tidur lagi, pemecahan rekor diri sendiri bisa bangun jam segitu, betapa kesepiannya aku, terbangun sendiri tanpa ada teman ngobrol, atau bahkan ucapan selamat pagi, ku raih hp, jam mulai menunjukkan pukul 6, aku lapar! Betapa mudahnya aku lapar, chat teman, mengajak dia makan bareng seperti kemarin, ternyata dia belum bangun, kampret! Padahal udah jam 6, mau di samperin ke kostnya kok perempuan tak boleh masuk, akhirnya aku nunggu dia bangun, hpku bergetar, mungkin chat dari panda atau dari prince, aku berharap chat dari temanku, apa ini namanya pemanfaatan teman? aku akan menggantinya kok tapi tidak untuk saat ini, sekali lagi hpku bergetar, balasan dari dia
"Aku mandi besar dulu, aku tunggu di tangga"
"Oke"
Perempuan kan kalau mandi lama, pria mandi besarnya lama apa sebentar ya? Sudah kuduga, dia perempuan, fix perempuan, mandinya lama! Aku sudah sampai, dia belom juga turun 😪
Makan kali ini, tidak lagi sepiring berdua, padahal seru juga sepiring berdua, kelihatan banget gak punya uang 😂
Makan sudah selesai tapi aku mager untuk kembali ke kost, aku bercerita dengan temanku, dari pada tidur kan? Terlalu pagi untuk tidur kembali hehehe, sambil menunggu dia menghabiskan rokoknya, kalau boleh jujur aku sedikit tersiksa di samping orang yang merokok, bukan karena asapnya tapi karna kebebasannya, betapa bebasnya mereka! Iri lagi! Enyah kau iri!
Kembali dengan kebiasaan lama, nyemil coklat, permen dan permen karet, tak peduli akan bb yang penting aku melupakan satu hal.
Jam 8 aku kembali ke kost, niat hati ingin jalan-jalan tapi kemana? Kemana aku akan pergi? Oke aku tidur saja saat ini, karna jam 11 nanti ke bakalan plaza menjadi pedofil(nggak kok cuma bercanda! Serius bercanda) ini acara hmppgpaud untuk memeriahkan diesnatalis pgpaud di UTM, prodiku, ya prodiku PGPAUD, percaya tak percaya, aku memang anak pgpaud 😊
Aku berangkat bersama qilla, anak kelas sebelah yang alhamdulillah mau aku tebengin sampai bakalan plaza, ini pertama kalinya aku ke bakalan plaza, perjalanannya tak jauh, dan aku baru sadar tanah di sini merah, bukankah ini tanah untuk batu bata? Apa disini ada pengerajin batu bata?
Acara di mulai dan aku baru sadar, betapa aku sangat memuja perempuan, betapa elok dan anggun mereka, lucunya anak kecil yang begitu polos harus bergaya di atas panggung, menunjukkan inner beauty mereka ke publik, sangat-sangat polos dan menarik.
Uang menipis dan anak-anak ngajak makan, keliling bakalan plaza yang paling murah hanya es teh dan itu 7000, shit! Itu cuma es teh, mau tak mau kami pergi keluar dari bakalan plaza menuju pasar, Welcome makanan murah!!!
Aku mau mengkritik makanan disini, murah kok, enak karna makan berdua, tapi pelayanan sangat lama, begitu juga es jeruk yang aku pesan, lama dan sangat masam, kurang gula, karna kesel aku kasih kecap aja tuh es, aromanya seperti obat batuk tradisional, campuran jeruk dan kecap, bedanya ini di tambah es batu.
Aku bertemu seorang gadis kecil, dia manis seperti gula jawa, dengan hidung mancung dan kulit warna coklat sawo matang, aku ingin mengajaknya foto bersama, saat aku memohon ke dia untuk bersedia foto bersama, ternyata gadis itu berkebutuhan khusus, beberapa detik aku terdiam, kaget karna dia berkebutuhan khusus, aku tersenyum manis kepada dia, setidaknya aku bersyukur sempat mengelus kepalanya meskipun tak bisa mengabadikan si manis gula jawa ini, dan dia pergi menuju ibunya yang sedang menunggu ☺
Acara selesai, aku dan qilla serta anak pgpaud kelas C yang sama-sama ikut qilla, pulang kembali ke kampus, betapa was-wasnya aku, meninggalkan sepeda orang lain di kampus tanpa aku titipkan ke orang lain, aku berharap segera sampai kampus dan melihat sepedanya aman atau tidak, alhamdulillah sepedanya aman, sekarang tinggal was-was terhadap waktu ashar yang mau habis, sempatkah aku untuk sholat? Aku bergegas menuju masjid.
Semua sudah kelar, waktunya aku kembali ke kostan, menengok bagaimana kabar kost yang sering kosong, apa ada penghuni lain? Aku sampai di kost dan melihat pintu terbuka, "Ya Allah! Apa aku lupa kunci pintu?" Pikirku, aku masuk kamar tanpa mengetuk pintu, ternyata sudah ada amel di dalam, betapa takutnya aku bila mana ada barang hilang, seperti kamera dan laptop,
"Ini apa?"
"Itu siomay, di makan biasa enak kok, tapi enak kalo digoreng"
"Aku ambil ya"
"Oke"
Aku chat di grup, menawarkan siomay, sedikit sih, tapi.. bukannya berbagi itu indah? Sebelum aku ke kontrakan, aku mampir ke kostan temenku untuk minta beliin teh poci, dia keluar dalam ke adaan rapi, mengingatkanku kalau sekarang malam minggu,
Aku ke kontrakan naik sepeda onthel, dan aku benar-benar ingin mengutuk malam minggu, slalu ada aja masalah di malam minggu, dan sekarang masalahku dengan anak se angkatan, Ya Allah, mengapa kau jadikan malam mingguku sebagai hari paling penuh cobaan?
Aku pulang dari kontrakan tak langsung pulang ke kost, mampir ke tempat teman, wanita yang pernah ada dalam kenangan, sekarang gimana? Hmmm 😌😌
Malam minggu kacau dan aku sendiri di kost

Sugesti dan ilusi otak

19 Oktober 2018

Terbangun di bawah kasur, dengan mimpi buruk! Apa yang salah? Apa?! Aku kembali memposisikan tubuhku di atas kasur, Sekilas aku mencium bau anyir darah!, ya Allah! aku sendirian di kost, bagaimana kalau mbak kunti menampakan diri? Aku tak bisa kembali tidur dengan bau anyir ini, aku bingung mau apa, terpaksa memberanikan diri untuk ambil wudhu dan sholat, memang betul tenang menjalar ke badan ini, tapi aku merasa di awasi, Ya Allah, apa aku akan bernasib sama seperti seorang cewe dalam vidio yang pernah aku tonton, aku mencoba tidur kembali, menenangkan pikiran untuk lebih dari tenang, aku kangen chocho 😢 meskipun sering tak sepemikiran tetapi dia teman dekatku, yaa setidaknya aku tertidur, syukurlah kasur membuatku cepat terlelap, dan sekarang aku mager bahkan untuk menyentuh buku matkul yang akan aku rangkum dan presentasikan, suatu hal yang tidak aku suka dari kost adalah bikin ngantuk dan mager.
Untung aku sudah mempersiapkan semuanya, nasi goreng sisa kemarin malam aku makan, tak ada rasa yang berubah seperti rasaku ke dia eaaaa, jarang sekali aku membunuh rasa magerku tapi kali ini aku harus membunuhnya hanya karna cuci baju, kalau tidak segera mencuci tumpukan cucian hampir 2 minggu, betapa lamanya itu, tetap saja cucianku sedikit, waw! Dan aku baru sadar temanku yang kamarnya depan pintu masuk belum pulang, duh bodohnya aku! Kenapa semalam tak menginap dikamar mereka, aku tak akan ketakutan dengan aroma anyir darah itu, niat hati membawa buku dan tugas-tugasku agar aku tak sendirian dan ketiduran saat mengerjakan, ternyata semua hanya expetasi belaka, realitynya aku ketiduran sampai siang, betapa magernya aku, belum mandi kamu tan! Dari kemarin! sekali lagi kemarin! Oke-oke intan akan mandi dan kerkel untuk matkul Bu Dwi. Aku aku kira kerkel akan berjalan lama, ternyata tak selama itu, bab yang akan aku presentasikan jarang sekali teori lebih banyak pada contoh dan itu bisa di jelaskan dengan lisan, oke tugas selesai, waktunya nyari makan! Ya niat awal itu nge es sama temen yang kemarin, tapi dia ngajak ke WDK apa boleh buat, setuju deh aku kesana, ternyata dia pesan nasi, aku kok gk di pesanin 😂 berharap banget sih intan, tapi tetep aja aku makan sepiring berdua sama dia,  cieee ngomong aja gk ada duit buat beli makan sendiri-sendiri 🙈aku tak kembali ke kost, kemana aku pergi??? Ke sekret kok hehehe hapal banget yak.
Aku masih memikirkan hal ini, saat aku bercermin dan mengurai rambutku, aku berpikir "siapa aku ini? Kamu bayangannya siapa? Apa ini aku? Aku seperti orang lain" sepertinya aku mulai krisis identitas? Aku bingung pada diriku sendiri yang sekarang. Kurang kerjaan di sekret, panas dan situasi tak mendukung untukku dalam membaca buku, ku ambil tas dan sepeda, bersepeda ria mengelilingi kampus, aku bertemu Safir lagi, dan itu tak lebih lama dari kemarin, aku berharap banget dia kembali, atau tak lebih berharap dia mau berkumpul dan bertemu dengan kami, sore ini taman ramai, aku berhenti di depan orang pacaran, melihat mereka lama duduk bermesraan, "kok aku jadi obat nyamuk?" Aku pun pergi dari pada harus menjadi orang ketiga yang tak lain adalah setan, betapa malasnya aku membaca Rumah Kaca, apa mungkin karena spoiler?
Aku kembali ke sekret saat magrib tlah tiba, dan berharap mereka datang, mungkin aku terlalu berharap sih, aku terlalu lama menunggu mereka. Mereka datang saat habis isya, siapa sangka hari ini 4 orang lagi, betul kata seseorang "jangan terlalu berharap ke manusia, bahkan jangan terlalu berharap pada dirimu sendiri, harapan terkadang membawamu terbang tinggi tapi bisa saja menghempaskanmu ketanah".
Hpku berdering, tanda pesan masuk, aku kira dari mereka anak SM ternyata dari chocho! Apa dia sudah di kost? Dia sendirian? aku buka pesan itu tertulis "aku menginap di kostnya mbak ...." aku bernafas lega, syukurlah dia tidak sendirian, tinggal aku yang sendirian, kenapa aku takut pada hal itu? Padahal aku dulu punya teman khayalan dan kakek tua belakang rumah yang sering mengajakku bermain. Mungkin saja ini salam perkenalan, selagi aku tidak di ganggu, itu semua tak jadi masalah.
Padahal hari ini jadwalnya diskusi buku "jejak langkah", aku sudah membuat list yang harus aku pelajari malah, ternyata berubah jadi buku "anak semua bangsa", aku sedikit lupa sama buku ini, apalagi resensiku masih proses, perkiraanku yang akan menjadi presentator itu Widya tapi para senior memilih surya, "anak hukum! Ya Allah, pasti pembahasannya lebih dari badria, aku belum belajar, belum lagi aku sedikit lupa isi bukunya, lebih mengingat buku jejak langkah" pikirku was-was, dan rasa was-was itu sirna, karna apa yang di paparkan surya sangat-sangat dasar, lebih seperti mendongeng, aku hargai dia, dia sudah mau menjadi presentator, dia menyinggung soal kepercayaan nyai kepada darsam, pembahasan dasar trunodongso, aku diam, karena memang tidak tertarik dengan topik itu, niatku, aku ingin belajar tentang hukum, layaknya aku bersama badria minggu lalu, aku masih menunggu dia menyinggung tentang Khouw Ah Soe, atau tentang Tee Haar, ternyata aku cuma menunggu hal yang sia-sia, surya masih saja memaparkan hal dasar di awal buku, masih layaknya mendongeng, aslinya dia bisa mengambil topik tentang trunodongso dalam bidang hukum, yang ini lah, itu lah, HAM dan lain-lain yang dapat aku pelajari, kalau boleh aku jujur, aku suka berdebat dan berdiskusi dengan Badria, dia jauh di atasku, setan-setan iri sering kali berbisik "dia lebih pandai dari kamu, kamu emang dasarannya bodoh, jangan pernah berharap akan sama sepertinya, barang kali sejajar pun jangan berharap" rasanya aku ingin mengutuk sifat iriku, sifat itu terkadang menjatuhkan, membutakan!
Aku pulang jam 11, naik sepedanya irma, Widya dan Dinda berhenti di depan kostku, apa yang salah? "Kenapa?"
"Di warkop ada ikhwa"
"Loh kok nggak kalian samperin?"
"Ya kami nunggu kamu"
Aku berbalik arah, menghampiri Ikhwa di warkop.
"Woi, anak gatheli"
"Hey"
"Kemana aja? Kok gak ikut?"
"Aku baru sampai sini, lah dari tadi kemana?"
"Gak tau ya, kalo aku habis ada masalah"
"Aku tau kok, kelihatan dari raut mukamu, ya udah aku balik dulu"
"Iya"
Aku tak tau masalah ikhwa, kadang cowok tau mau berbagi kepada cewek, apalagi hal privasi sering kali jarang mau di ungkit dan dibahas dalam suatu forum, berbeda lagi denganku, sepertinya aku harus sedikit menutup diri, dan aku harus bisa membangun sifat itu!
Aku di kost sendiri, masih malas membaca buku, dan aku memilih tidur.

Ketenangan dalam emosi?

18 Oktober 2018

Aku sendirian, menurut kalian sendiri itu buruk atau bagus? Disaat seperti ini aku rasa sendiri cukup bagus, nyatanya aku bisa kemana-mana sendiri. Ku raih kamera dan handphone, ingin ku ajak mereka mengenal tempat tinggalku sekarang, jangan bertanya aku sudah sholat atau apa, alhamdulillah sudah, bermodal sepeda onthel milik irma, (masih mau bertanya siapa irma? Dia saudaraku kurang lebih hehe), aku ingin berkeliling, setidaknya menghilangkan rasa suntuk sendirian di kost, aku ke arah timur kampus! Kawasan yang tak ingin ku jamah sendirian, aku terlalu takut untuk ke kawasan itu sendiri meskipun ada sepeda dan handphone untuk ke amananku tapi aku rasa itu tak cukup, aku berbalik arah, menuju barat kampus, dan sampailah aku di sebuah tempat, yang sudah tidak asing lagi bagiku, "sawah" tempat aku mengenang masa kecilku, hal pertama yang ingin ku lakukan adalah mengabadikan momen ini, tapi takdir berkata lain, seperti tak ikhlas momen ini di bagikan ke orang lain, baterai kameraku habis duluan, (kok gak pake Hp? Kalian akan tau kenapa aku gak foto pake hpku 😂)
Di sawah aku tenang, duduk sendiri diatas gubuk di iringi lagu fiersa besari dan lagu-lagu yang ada di playlist, sesuai perkiraanku, beberapa orang menyapaku, menghormatiku sebagai seorang perempuan, anak muda yang ingin mengexplore tempat ini, atau mungkin karena style dan kamera yang aku bawa? Perasaanku ini sudah sangat sederhana, dan tak sedikit menatapku dengan pandangan heran, apa yang salah?
Apa perempuan tak boleh sendirian? Aku sedikit takut disini, ini bukan tempatku, seandainya aku dengan style pria mungkin aku sedikit merasa aman dari sekarang, was-was menjalar ke seluruh tubuh, mana ketenanganku? Hilang kemana kau? Kumohon kembalilah, aku membutuhkannya sekarang. Tapi aku tak mau pulang sekarang, matahari belum menyapaku, untuk mencairkan suasana aku membaca buku yang belum juga aku slesaikan, betapa lambatnya aku membaca, huhh! Dan aku menyesal membaca buku ini di situasi yang belum benar-benar cair! "Anak siapakah yang kini dalam kandungan tua Mir? Bagaimana bayi itu nanti kelak? Akan menyerupai siapa? Aku, Mir ataukah Hendrik? Pribumi, Totok ataukah Indo?"
Aku mulai paham situasi ini! Oh gila aku kira Mir hanya mencium Minke, demi apa! Rasanya aku sedikit terpukul, terlalu terlena dengan tokoh minke dalam roman ini, ingin ku berkata kasar!.
Hangat dari mentari mulai menyelimutiku, waktunya aku pulang, mungkin aku kurang pagi untuk menikmati tenangnya di alam, jalanan ramai, dominan pelajar, bukankah sekarang hari libur? Oh tidak ternyata, aku yang sedang libur hari ini hahaha, sedikit miris melihat jalanan di isi dengan anak yang tak lebih besar dariku mengendarai sepeda motor tanpa helm, helm itu hal dasar, seberapa susahnya menggunakan helm? Dari seragam aku tau itu seragam SMP, sekali lagi SMP! Betapa kecilnya mereka dan dengan mudahnya orang tua memberi hak sepeda motor kepadanya tanpa pengaman dasar yaitu helm, bahkan aku yang sebesar ini atau bisa di bilang umurku yang lebih tua dari mereka masih mau menurut ke orang tua kalau naik sepeda motor akan ada masanya, ntah itu kapan.
Di kost sendirian lagi, mungkin cuci baju sedikit menghilangkan rasa bosan, tapi malas menghinggap, betapa malasnya aku, penyakit yang susah aku hilangkan, dan ingin ku berteriak "lapar!", aku bisa menunda lapar tanpa makan nasi tetapi makan yang lain seperti cemilan selama 3 hari mungkin, tapi sekarang hanya ada air dan mie instan lagi, maaf mie instan yang menggoda, sudah hampir 4 hari aku makan kamu terus, aku masih sayang ususku kok..
Tanganku sakit untuk mengepal, rasa sakit itu ada tapi luka tak ada, aku benci hal itu dan aku berpikir, pohon lebih baik daripada samsak 😂
Aku memecahkan rekor yang aku buat sendiri, membaca dan memahami 200 halaman dalam satu jam, aku terikat janji dengan kiki, mau tak mau aku harus cepat memahami buku itu, mencatat hal yang penting dan hal yang tidak ku ketahui, hampir banyak yang tidak aku pahami, melewati batas dari jam yang di tentukan, aku tak menepati janjiku lagi dan lagi! Betapa mudahnya aku berjanji sedangkan menepatinya sangat susah! Benci pada diri sendiri! Bodoh!
Aku menemui kiki di asrama, aku yang telah gugur masuk asrama kembali ke asrama hahaha aku membayangkan bila aku diterima di asrama, jadi apa ya aku? 😂 kiki bilang dia mau pulang dan saranku adalah bilang langsung ke kakak-kakak antara mas raju apa mas adam dia milih mas adam, why?!
Aku terjebak, di suatu tempat yang bernama kontrakan, terlalu malas kembali dan terlalu bosan untuk tidak melakukan sesuatu sampai akirnya aku ke asrama mengambil sepedanya irma dan pulang dengan damai ke kost, welcome bantal, kasur, kipas dan seperangkat alat tulis menulisku, sekarang waktunya menyusun resensi anak semua bangsa, dan jejak langkah, semoga tak malas melanjutkan ke buku selanjutnya.
Dan aku baru sadar sekarang tanggal bagus, 18-10-18, ya nggak bagus-bagus banget sih.
Sampai sore aku hanya tiduran di kost, betapa malesnya aku, apa mungkin aku jelmaan kucing? Dengan panggilan "Neko-tan" panggilan yang diberikan seseorang padaku, ya padahal aku nggak semalas kucing sih hehehe..
Tak sadar aku tidur sampai sore, tanpa mandi aku chat di grup, "ngajak nyore" atau menikmati sore, beberapa yang respon aku, dan itu sudah lumayan cukup, aku datang ke sekret sesuai pesan mbak alvi, sampai disana aku baru sadar kalau mbak alvi ada niat rapat dengan yang lain, mungkin aku akan nyore dengan widya sendiri pikirku, ternyata ada mbak vain yang mau menemani, dan mengajak aku bersama widya ke warung siwil sekitar pelabuhan, rame, mungkin karena murah dan enak, bisa jadi rekomendasi dalam jelajah rasa ala intan, ingin rasanya bisa jelajah rasa, jadi ingat sama teman-teman waktu smk, betapa irinya aku saat itu melihat mereka bahagia bisa menikmati weekend dan jelajah rasa semau mereka, aku kapan? Mungkin belom saatnya.
Aku kembali ke kost saat magrib, apa yang akan aku lakukan ketika aku sendiri? Setidaknya moodku hari ini sangat baik, ya sangat baik, karena bingung mau ngapain, membaca pun malas, padahal membaca saat sepi bukannya lebih asik? Aku sih tidak, aku merasa kesepian.
Ku ambil tas ranselku kembali dan ya seperti biasa saat aku suntuk, aku "ngukur dalan" (ada di kamus KBBI -Kamus Besar Buatan Intan-) sampai aku berhenti di sebuah kostan, aku ingat salah satu temanku menetap di situ, aku akan memanggil namanya, bahkan belum sempat kata awal terucap dia sudah ada di belakangku, oh god! Dia teman atau setan, setidaknya aku punya teman berjalan, saat aku berjalan, aku melihat sesuatu yang menggoda iman ya "teh poci" cukup murah dan mengenyangkan, bukan aku yang membayar tapi temanku hehehe, melanjutkan perjalanan aku bertemu mereka yang berpakaian kostum setan, apa ini masih malam helloween? Bukannya udah lewat? Ini acara apa atau kegiatan apa? Peduli apa aku sama mereka, mereka tak melihatku, menganggap aku tak ada padahal dengan jelas aku memperhatikan gerak gerik mereka yang sedang mengenakan kostum seperti itu.
Aku kembali ke kost, dia masih bersamaku, curhat ceria bisa dibilang, cerita sana sini, dia pecandu rokok, tanpa rokok seperti ada yang kurang katanya, rokok sudah di tangan, korek api pun tak ada, aku tak punya korek api, akhirnya dia beli, dan ya akhir yang sesungguhnya adalah korek apinya menjadi milikku.
Satu lagi kejadian yang membuatku sedikit bahagia, aku bertemu dengan safir, ya benar-benar safir, rambutnya mulai tumbuh dan memanjang tak lagi jadi avatar, aku basa-basi dengannya, dia bersama seseorang, tak akan bisa lama berbincang denganku, aku pun merelakannya pergi berasa temannya, aku baru sadar, anak dari penjual nasi goreng sebelah kostku sangat manis, jangan harap jadi pedofil!
Aku masih disini, sendirian, di kostan, bersama mereka benda yang tak bisa mengungkapkan apa-apa, Aku memilih untuk tidur, bentar-bentar kayaknya aku lupa satu hal, yap! Makan! Aku di beliin nasi goreng sama temenku, karena aku tau besok gak mau makan mie, aku masak nasi dan tadaaaa nasi gorengnya aku makan pake nasi, karbo ketemu karbo, buncit nih perut 😂 setidaknya buat makan besok ada.. ya kan? 😂

Lirik Lagu BAD LIAR | IMAGINE DRAGON

LIRIK LAGU IMAGINE DRAGON "BAD LIAR" Jadi sekarang itu aku lagi seneng banget sama lagu Bad Liar milik Imagine Dragon.. ...